Taman Nasional Bali Barat

Bali Barat Taman Nasional terdiri dari hutan mangrove, hutan pantai, hutan musim, hutan hujan dataran rendah, savana dan jenis vegetasi lamun, terumbu karang, pantai berpasir, dan kedua perairan laut dangkal dan dalam.

Taman nasional ini memiliki 175 jenis tanaman, 14 di antaranya adalah spesies langka seperti bayur (Pterospermum javanicum) , ketangi (Lagerstroemia speciosa) , burahol(Stelechocarpus burahol) , Cendana, atau cendana (Santalum album) , dan sonokeling(Dalbergia latifolia) .

Serta Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) , sebuah spesies langka dan endemik, Park juga memiliki burung lain seperti jalak hitam bersayap (Sturnus melanopterus) , kuning-vented bulbul (Pycnonotus goiavier) , dan hitam berkepala ibis ( Threskiornis melanocephalus) .

Di antara hewan yang akan ditemukan di sini adalah banteng (Bos javanicus javanicus) , kijang (Muntiacus muntjak nainggolani) , marmer kucing (Pardofelis marmorata) , trenggiling (Manis javanica) , tenggara Asia landak (Hystrix brachyura brachyura) , dan kancil Melayu (Tragulus javanicus javanicus) .

Biota laut yang menghuni perairan sekitar Pulau Menjangan dan Tanjung Gelap terdiri dari sekitar 45 spesies karang termasuk Halimeda macroloba, Chromis spp, Balistes spp, Zebrasoma spp, dan ovifrons Ypsiscarus;… 32 jenis ikan termasuk batfish menyirip (Platax pinnatus) , baronang (Siganus sp.) , dan barakuda (Sphyraena sp.) , dan sembilan spesies moluska laut seperti kerang raksasa selatan (Tridacna derasa) , triton terompet (Charonia tritonis) , dan besar cakar kerang (Tridacna gigas) .

Para Jalak Bali, maskot taman nasional, mencintai habitat bersih dan memiliki jangkauan terbang pendek. Menjadi mudah untuk menangkap, spesies ini membutuhkan perawatan khusus dan perlindungan untuk menjaga populasinya menurun.

Beberapa lokasi dan atraksi:

Kapal: Menyelam dan snorkeling. Sebuah kapal karam merupakan surga bagi spesies karang beberapa, salah satunya adalah Acrophora sp. yang memiliki diameter 75 cm.
Menjangan Island, Pos Satu, Pos Dua dan Tanjung Gelap: Menyelam dan snorkeling.
Krepyak dan Sumberrejo: pengamatan satwa.
Lintas Laut Monumen dan Makam Jayaprana: wisata budaya.

Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Mekepung, Kendang Mebarung dan Jegog yang dilaksanakan di Negara selama September dan Oktober.

Akses:

Lokasi: Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana (di Provinsi Bali)

Dari Denpasar atau dari Gilimanuk: Gilimanuk lalu ke Negara, lalu ke Cekik dengan mobil (43,3 km), atau dari Singaraja ke Sirinit, lalu ke Cekik dengan mobil (85 km)

Saran:

Waktu terbaik tahun untuk mengunjungi: Agustus-Desember

Suhu: 33 ° C (rata-rata)
Curah hujan: 972 – 1.550 mm / tahun
Ketinggian: 0 – 1.414 m dpl.
Letak geografis: 114 ° 25 ‘- 114 ° 34’ E; 8 ° 05 ‘- 8 ° 15’ S

Sumber: Departemen Kehutanan Republik Indonesia