Pantai Cimaja, Palabuhanratu Jawa Barat

Daerah Palabuhanratu merupakan tujuan akhir pekan favorit surfing untuk ekspatriat dan semakin banyak peselancar Indonesia yang berbasis di Jakarta. Para Palabuhanratu adalah yang paling padat alasan Jawa Barat berselancar karena kemudahan semata aksesibilitas. Sebagian besar dari ombak memukul pantai di resor Palabuhanratu daerah-juga disebut Samudra Beach hanya itu: beachpound murni, yang menampilkan riptides setan dan dinding besar air dengan tempat untuk pergi. Sebagian besar peselancar melewatkan hal-hal non-directional dan kepala beberapa kilometer barat karena nelayan dan sawah desa yang dikenal sebagai Cimaja, atau Pantai Cimaja.

Istirahat Cimaja, hak yang naik dari sebuah karang berbatu, dicapai dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dari jalan utama melalui sawah pantai (padi sawah). Tempat ini secara konsisten dapat berselancar karena memiliki dasar batuan padat dan sudut sempurna selaras dengan selatan dan barat daya membengkak naik dari Samudera Hindia. Hak asasi lepaskan di depan pantai batu besar-batu dan batu puing yang clatters seperti serangkaian alat musik raksasa setiap kali satu set gulungan gelombang masuk

Berikut di bawah adalah beberapa informasi untuk surfing di Cimaja.

Spot informasi untuk surfing di Cimaja:

Jenis istirahat: Pointbreak

Jenis gelombang: gelombang sesekali meluncur

Arah: tangan kanan

Bawah: batu

Rata-rata panjang dari naik: 100-200 meteran panjang

Cocok untuk: tingkat menengah

Informasi lengkap:

Crowd tingkat: kerumunan yang normal

Terbaik pasang: pertengahan

Papan Ideal size: 6’2-6’4 Thruster

Angin Ideal arah: timur

Wavesize & wetsuit:

Spring – Summer – Autumn – Winter

Baik: 4 ‘- 6′ – Overhead: 6’-8 ‘- Ok: 2′-4′ – Ok: 2’-4 ‘

Boardshorts – Boardshorts – Boardshorts – Boardshorts

Yang bisa Anda lakukan di sini:

  • Mengambil istirahat dengan matahari terbenam dan menikmati pemandangan yang indah dari teluk.
  • Belajar surfing.
  • Kunjungi Nyai Roro ruang Kiduls di Hotel Samudra Beach, Ruang 308.
  • Mau pergi untuk tamasya kecantikan? Sekitar 9 km. Barat Palabuhanratu theres Hotsprings dan daerah vulkanik disebut Cipanas (Sungai Hot).

Akses:

Cimaja desa dan sekitarnya yang mudah dicapai dari Jakarta dalam waktu sekitar dua setengah jam dengan mobil, hanya mengambil bagian selatan jalan raya ke Bogor, kemudian menuju Sukabumi dan Palabuhanratu. Setelah di desa nelayan Cimaja, itu kenaikan melalui sawah, dan hop-hati di pantai bebatuan.

Menuju ke barat untuk beberapa ratus meter, di seberang sungai, Anda dapat memeriksa kekuatan kiri di Karang Papak, yang dapat bekerja ketika Cimaja berantakan. Umumnya godaan tidak membayar namun

Saran:

Untuk perenang, waspadalah terhadap arus yang kuat selama ini hamparan pantai.

Selalu waspada terhadap kondisi pasang dan bagaimana mereka mempengaruhi lineup.Ada batu besar dan terbuka yang bersifat nyaman dan huyung terletak di depan titik take-off.

Seperti kebanyakan pantai selatan Jawa kasar ini adalah perdana landak laut dan batu-tarian negara pada pasang surut rendah. Pantai batu di sini juga sangat smoothing, licin dan (sayangnya) kadang-kadang tertutup oleh tajam, kulit robek teritip. Lanjutkan out dan kembali dengan hati-hati untuk menghindari dicincang di pon pantai.

Tidak ada kereta api atau jasa udara ke Palabuhanratu, jadi jika Anda sadar anggaran dan mampu cant layanan mobil pribadi safari Anda harus memilih untuk perjalanan dengan bus atau minibus yang secara teratur perjalanan dari Jakarta ke Palabuhanratu baik melalui Bogor atau Sukabumi.

Jika youre pemula, theres pelajaran surfing di Cimaja. Mereka akan dengan senang hati mengajarkan Anda dengan peselancar berpengalaman dalam air untuk membuat Anda keluar dari bahaya. Tanyakan staf di penginapan Anda untuk lebih jelasnya.

Ada beberapa toko-toko surfing & papan perbaikan fasilitas di daerah Cimaja, tetapi ini terbatas. Anda akan mendapatkan tali kaki & lilin, tetapi tidak «kunci sirip» atau «ding kit perbaikan», tabir surya semua diimpor, sehingga kebanyakan toko tidak bisa sekarang mampu untuk membawa mereka, sehingga membawa cukup untuk Anda liburan.

Dont lupa untuk membawa perlengkapan pertolongan kecil dulu.

Angin pantai pada biasanya dimulai sekitar 11 pagi. & Tetes paling 4 sore sore Jadi baik pagi & sore berselancar sesi yang mungkin.

Musim kemarau adalah musim berselancar utama & kira-kira dari bulan April hingga Oktober, sementara musim hujan adalah dari November sampai Maret, sementara ombak kurang terjamin, masih ada gelombang yang bisa didapat.

Warna «hijau» dikatakan warna sangat orang Jawa Roh-ratu. Untuk kebiasaan tradisional dan lokal warna ini dilarang untuk dipakai.

Sumber : Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia