Berburu Salak Pondoh di Sleman

Salak adalah salah satu buah tradisional Indonesia. Ditutupi dengan sisik berwarna hitam kecoklatan, daging cenderung gading dalam warna. Salak pondoh adalah berbagai termanis. Daging tegas dan sukulen. Rasanya unik namun adiktif. Mengunjungi salak pondoh pertanian di Turi, Kabupaten Sleman, benar-benar pengalaman yang luar biasa untuk Anda dan orang yang Anda cintai.

Dalam pertanian hektar 27, Anda dapat memiliki piknik sambil menikmati pemandangan, mengambil gambar, sampel salak pondoh langsung dari pohon. Anda juga dapat mengunjungi kebun yang mengandung bunga dan anggrek, taman terdiri dari tanaman dengan nilai obat di daerah ini.

Akses:

Dari Yogyakarta, Anda dapat menyewa mobil untuk daerah ini. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 30 menit. Atau jika Anda berada di Magelang, Anda dapat menyewa mobil ke tempat ini. Hal ini hanya 20 kilometer jauhnya dari Magelang. Atau, Anda dapat menggunakan bus dari Yogyakarta ke Magelang. Anda kemudian akan turun sebelum Murangan Rumah Sakit, atau, tepatnya, di depan Sleman SMP (SMP 2). Kemudian Anda dapat menggunakan transportasi umum untuk Ngablak Square. Dari tempat ini Anda bisa naik transportasi umum lain yang menuju ke peternakan pondoh salak.

Jelajahi situs ini luar biasa berjalan kaki. Dengan mobil, Anda dapat mengunjungi Kaliurang, daerah dingin di mana Anda dapat melihat Gunung Merapi dari kejauhan.

Saran:

  • Beberapa hotel berbintang di Yogyakarta  menawarkan mobil mereka sendiri sewa.
  • Kunjungi peternakan ini ketika mereka panen pada bulan November untuk Desember (panen besar) dan dari bulan Juni sampai Juli (panen sedang). Dengan cara itu Anda akan dapat mencicipi salak lebih lanjut tentang ini pertanian (4-5, dibandingkan dengan 2-3 potong pada hari-hari biasa). Dengan cara ini Anda akan dapat membeli salak pondoh dengan harga yang sangat rendah. Jika Anda mengunjungi peternakan ini pada bulan lainnya, bagaimanapun, harga mungkin tiga kali lipat.
  • Cara terbaik adalah untuk mengunjungi peternakan ini pagi-pagi. Dengan begitu suhu lebih dingin dan Anda bisa langsung menuju Kaliurang untuk melihat Gunung Merapi. Jika Anda datang ke Kaliurang kemudian hari, Merapi tidak mungkin masih dapat terlihat.

Sumber:  Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Yogyakarta