Gunung Bromo: Menyaksikan Matahari yng Indah

Terletak sekitar 4 jam berkendara dari  Surabaya, ibukota Jawa Timur, Gunung Bromo merupakan bagian dari  Taman Bromo Tengger Semeru Nasional yang mencakup area yang besar dari 800 kilometer persegi. Meskipun mungkin kecil bila diukur terhadap gunung berapi lainnya di Indonesia, Gunung Bromo yang megah tidak akan mengecewakan dengan pemandangan spektakuler dan pemandangan yang dramatis.Pada 2392 meter, Gunung Bromo bukan merupakan salah satu gunung tertinggi di Indonesia namun keindahan yang menakjubkan terletak pada pengaturan yang luar biasa.

Dari sudut pandang di Gunung Penanjakan (2.770 meter di atas permukaan laut), 2,5 jam dari  Malang. pengunjung dari seluruh dunia datang untuk melihat matahari terbit di atas Gunung Bromo. Dari tempat ini vista adalah megah. Yang Anda dengar adalah klik kamera sebagai pengunjung jepret kamera mereka ini berharap untuk menangkap adegan yang luar biasa dari Gunung Bromo di latar depan dengan merokok Gunung Semeru di kejauhan dan matahari bersinar terang, cepat naik di langit.

Pemandangan mengerikan telah ditolak legenda dan mitos yang tak terhitung jumlahnya.Gunung Bromo memiliki makna tertentu bagi masyarakat Tengger yang percaya bahwa ini adalah situs di mana seorang pangeran yang berani mengorbankan hidupnya untuk keluarganya. Orang-orang di sini menenangkan para dewa setahun sekali selama festival tahunan Kasada mana persembahan dari sayuran, ayam dan uang yang dilemparkan ke dalam kawah gunung berapi.

Menyaksikan matahari terbit lebih spektakuler Gunung Bromo merupakan puncak dari perjalanan di sini.
Kunjungi di bulan Kasada (biasanya pada bulan September-November) dan menyaksikan festival tahunan di mana Kasada masyarakat Tengger lokal datang ke Bromo untuk melemparkan persembahan dari sayuran, ayam dan uang ke kawah gunung berapi.

Akses:

Untuk mencapai Gunung Bromo, Anda dapat terbang ke bandara internasional Juanda di Surabaya. Ada penerbangan langsung ke Surabaya dari Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong, Jakarta dan Bali.

Sriwijaya Air flies twice daily dari Jakarta ke Malang.

Dari sana, melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo dengan pemesanan dengan agen perjalanan, atau mendorong Surabaya rute-Pasuruan-Wonokitri-Gunung Bromo.Perjalanan akan memakan waktu 2 sampai 3 jam. Hal ini terbaik bagi Anda untuk meninggalkan Surabaya pada 23:00-24:00 untuk sampai pada waktunya untuk matahari terbit. Atau Anda dapat menginap di salah satu hotel di Prigen, Tretes,. Untuk memastikan bahwa Anda berada di tepi kawah sebelum matahari terbit.

Ponies dapat membawa Anda melintasi laut pasir ke dasar tangga curam yang mengarah ke kawah.

Saran:

Suhu di Gunung Bromo berkisar 3 sampai 20 derajat Celcius tetapi suhu mungkin beberapa derajat di bawah nol pada saat musim kemarau. Jika Anda tidak tahan cuaca dingin, Anda harus membawa jaket, sarung tangan dan penutup kepala atau topi. Setelah matahari terbit, cuaca menjadi panas cukup cepat.

Jangan lupa membawa kamera atau handycam sehingga Anda bisa mengabadikan keindahan alam.

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia