Kepulauan Seribu

Saat pesawat Anda perlahan-lahan turun untuk pendekatan untuk Jakarta Soekarno-Hatta bandara internasional, Anda dapat melihat sejumlah besar pulau-pulau besar dan kecil menghiasi laut di Teluk Jakarta. Ini dikenal sebagai Kepulauan Seribu, atau Kepulauan Seribu. Bahkan mereka adalah sekelompok dari 76 pulau-pulau karang dengan lebih muncul dan menghilang dengan air pasang.

Terletak 45 km utara dari kota, ini bagian dari Jakarta menawarkan perubahan besar dalam kecepatan dan pengalaman dari hiruk pikuk kota, tapi cukup dekat bagi warga dan pengunjung untuk menikmati lingkungan laut menggembirakan hanya dalam satu perjalanan hari.

Berikut adalah menyelam, snorkeling dan kesempatan memancing, atau hanya baik untuk bermalas-malasan di bawah sinar matahari dengan tidak mengganggu pikiran seseorang kecuali kicau burung di tengah-tengah lembut lapping gelombang.

Kepulauan Seribu indah sebenarnya daerah alam laut konservasi. Berikut adalah kekayaan spesies biota laut yang merupakan bagian dari ekosistem terumbu karang, terdapat 144 jenis ikan, 2 jenis kima raksasa, laut cacing dari berbagai warna dan 17 jenis burung pantai.

Park adalah sebuah situs untuk penetasan penyu sisik dan penyu hijau. Penyu sisik adalah satwa langka, jarang ditemukan di perairan lain. Mereka terutama dibesarkan di Pulau Pramuka. Sebagian besar pulau-pulau yang dikelilingi oleh pohon kelapa dan hutan bakau, di mana iguana, ular cincin emas dan ular dapat ditemukan.

Pulau Pramuka, Semak Daun, Kelapa, dan Panggang menarik untuk penangkaran penyu, pengamatan satwa dan wisata bahari, sementara untuk menyelam kecelakaan tempat terbaik adalah di Pramuka, Karang Congkak Opak dan. Dengan Laga, Kotok, Gosong, dan Koja Karang pulau terbaik untuk menyelam dan snorkeling.

Setiap pulau memiliki karakter tersendiri. Misalnya, Pulau Puteri di bagian utara kepulauan ini memiliki pasir putih lembut, akuarium bawah air, dan kebun binatang mini. Pulau ini merupakan tempat yang ideal untuk berenang, menyelam dan kegiatan lainnya.

Kotok pulau memiliki situs alam dengan air laut bersih. Terumbu yang indah menawarkan sensasi menyelam khusus. Pulau ini juga dikenal sebagai situs untuk Elang (Brahminy Kite) konservasi Bondol, yang merupakan maskot kota Jakarta provinsi.

Pulau Pramuka adalah situs untuk Pulau Seribu Taman Nasional. Anda bisa melihat biota laut langka, tukik penyu, atau Laboratorium Hatchery bagi biota laut langka. Anda juga bisa memberi makan penyu dan tukik rilis ke laut. Di pulau ini, Anda juga bisa melihat situs konservasi kupu-kupu termasuk siklus methamorphosis kupu-kupu.

Pulau lainnya sering dikunjungi oleh penyelam termasuk Peniki, Matahari, Gosonglaga, Kotok, Papa Theo, dan pulau-pulau Sepa omong orang lain. Pulau-pulau memiliki murah dan mahal resor, hotel dan restoran. Hampir di semua pulau, Anda bisa menikmati ski jet, banana boat, kano, dan bahkan karaoke yang disediakan oleh banyak tempat wisata.

Beberapa jenis flora dan fauna sering ditemukan di Kepulauan Seribu termasuk terumbu karang, bintang laut, bintang laut pasir, ikan Betok (Anabas testudineus Bloch) dan ikan onamental seperti ikan Sargent Mayor antara lain.

Akses:

Untuk mencapai Kepulauan Seribu, Anda bisa pergi ke Marina Jaya Ancol dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Perahu berangkat setiap hari dari sana dan perjalanan memakan waktu antara satu sampai dua jam.

Beberapa resort di Kepulauan Seribu menyediakan transportasi bagi wisatawan. Selain itu, pemerintah juga menyediakan kapal cepat yang disebut “Transjakarta Lumba-Lumba” dan “Transjakarta Kerapu”.

Saran:

Waktu terbaik untuk mengunjungi Kepulauan Seribu adalah selama musim kemarau dari bulan Maret sampai Agustus.

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia