Taman Wisata Pulau Kumala

Pulau Kumala terletak di tengah Sungai Mahakam, melewati kota Tenggarong, di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada awalnya, pulau hektar 85 adalah sedimentasi lumpur, membentuk tanah. Pulau ini unik karena tampak seperti perahu di tengah sungai.

Sebelum berubah menjadi situs rekreasi modern, Kumala adalah sebuah situs untuk ratusan bekantan (Nasalis larvatus) dan berbagai jenis reptil liar Borneo. Tourist Park dari Pulau Kumala dikembangkan sejak tahun 2002. Tiket masuk ke taman wisata ini adalah Rp2, 000 per orang.

Taman wisata dari Pulau Kumala adalah seperti Disneyland kecil di Kalimantan Timur. Lokasinya di tengah sebuah pulau meningkatkan eksotika dan kesan yang berbeda ketika menikmati berbagai fasilitas yang disediakan.

Fasilitas yang paling terkenal adalah Sky Tower di mana pengunjung bisa melihat seluruh pulau dan kota Tenggarong dari menara setinggi 78 meter. Pengunjung mengklaim menara dalam tipe akuarium ruang heksagonal yang berputar perlahan-lahan sehingga mereka bisa melihat seluruh pulau.

Fasilitas lain yang disediakan antara lain bumper mobil, Lamin Beyoq, Lamin Mancong dan Lamin Wahau, Merry Go round, Lembuswana patung, air mancur kolam, Pesut Danau dll

Akses:

Lebih mudah dan lebih dekat untuk mencapai kota Tenggarong dari Samarinda. Dari bandara Sepinggan Balikpapan, Anda dapat mengambil baik pesawat lokal ke Samarinda atau Anda juga dapat naik taksi untuk Rp250, 000 Rp300, 000.

Dari sana, Anda dapat mengambil perahu motor ketinting atau ke pulau Kumala dari dermaga di Diponegoro jalan, Tenggarong. Ini akan memakan waktu tidak lebih dari 5 menit untuk mencapai pulau selama Rp4, 000 (jika lebih dari 5 orang) atau Rp20, 000 (jika kurang dari 5 orang) karena anda akan dianggap menyewa perahu.

Untuk melakukan perjalanan sekitar pulau, mobil wisata yang disediakan untuk Rp3 ,000-Rp4, 000 per orang untuk setiap perjalanan. Jika kurang dari 5 penumpang, mobil ini harus disewa untuk Rp20, 000.

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia