Desa Sawinggrai

Sawinggrai desa terletak di distrik Meos Mansar, Raja Ampat, provinsi Papua Barat. Ini adalah salah satu desa yang paling dikenal selain Arborek di distrik yang sama. Desa ini memiliki 36 keluarga dan itu menonjol untuk Cenderawasih itu, burung Cenderawasih, ikon Papua dibesarkan di desa ini.

Burung Merah Paradise adalah ikon khusus dari desa Sawinggrai. Ada empat spesies Cenderawasih dibesarkan di desa ini, yaitu Burung Merah Paradise, Bird Wilson surga, Burung Kecil dari surga, dan Burung Lebih dari surga. Beberapa burung mampu melakukan gerakan-gerakan yang menyerupai tarian unik.

Di desa ini, kita dapat melihat menari Cenderawasih di pagi hari dan sore hari. Burung-burung dari surga biasanya melakukan di pagi hari (06.30-07.30 waktu setempat), dan pada sore hari (16,30-18,00). Penting untuk datang tepat waktu untuk melihat tarian burung.

Wisatawan biasanya tiba di lokasi 30 menit sebelum ‘acara menari’. Selain itu, makan ikan juga merupakan aktivitas yang menarik. Ikan di dermaga ini sangat ramah. Mereka akan berenang untuk mendapatkan makanan mereka dari tangan kita.

Akses:

Sawinggrai Desa ini terletak di Meos Mansar kabupaten, Raja Ampat. Untuk mencapai lokasi ini, lebih mudah untuk memulai perjalanan Anda dari Sorong. Ada penerbangan yang dapat Anda lakukan dari Jakarta atau Makassar  ke Sorong, misalnya, Merpati Air, Express Air, dan Lion Air (Lihat bagaimana untuk sampai ke Sorong untuk info tentang penerbangan).

Untuk transportasi laut, kapal transit di Port Sorong adalah Dorolonda, Labobar, Gunung Dempo, Sinabung, dan Tatamailau. Dari Sorong , mengambil perahu bermotor dari Pelabuhan Perikanan Sorong ke Waisai, ibu kota distrik Raja Ampat. Dari Waisai, Anda dapat melanjutkan perjalanan Anda dengan longboat untuk Sawinggrai.

Untuk mencapai lokasi pengamatan Cenderawasih, Anda harus memanjat Manjai Bukit di belakang desa selama sekitar 30 menit. Sedangkan untuk mencapai lokasi-makan ikan budidaya, Anda perlu berjalan kaki hanya sekitar 100 meter ke dermaga.

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia