Museum Provinsi Sulawesi Utara

Museum ini dibangun sehingga semua dokumen yang terkait dengan budaya lokal, sejarah dan seni di Provinsi Sulawesi Utara. Oleh karena itu, museum ini memiliki koleksi lengkap 10 kategori misalnya, geologi, biologi, etnografi, arkeologi, sejarah, numismatics, filologi, ceramology, seni dan teknologi.

Museum ini negara sendiri secara resmi dibuka pada tanggal 9 Januari 1991 dan sampai sekarang, telah mengumpulkan 2.810 artefak. Dari angka ini, sekitar 500 dari mereka yang ditampilkan di Aula Pameran dan dapat dilihat setiap hari kerja. Koleksi-koleksi ini dikumpulkan dari kabupaten dan kota di Sulawesi Utara seperti Manado, Minahasa, Sangihe Talaud, Bolaang Mongondow dan Gorontalo.

Di museum ini, pengunjung dapat melihat sakapeti atau Portugis topi perang dari Minahasa, kabela atau kotak untuk daun air sirih dari Bolaang Mongondow, klarinet (alat musik tradisional yang dimainkan dalam kelompok orginated dari Minahasa) dan banyak lagi.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat tempat tidur pengantin dan pakaian yang digunakan dalam upacara pernikahan tradisional, Rp. 10 catatan yang digunakan selama pendudukan Jepang, meriam Belanda dan Portugis dan keramik Cina.
Suatu hal yang menarik adalah bahwa item seperti sero gantung atau jaring ikan tradisional juga ditampilkan di museum ini. Dari struktur bangunan dan desain, museum ini memiliki arsitektur rumah tradisional Minahasa.

Jika Anda lelah berkeliling gedung ini, Anda bisa duduk di kursi batu di bawah pohon rindang di halaman tersebut. Ini adalah tempat yang nyaman untuk bersantai dan melihat keindahan Manado dari dataran tinggi ini.

Akses:

Museum ini terletak di jalan WR Supratman no. 72 di Manado, Sulawesi Utara, telepon.0431-862685. Hal ini terletak di lokasi yang strategis dan jika Anda mengambil transportasi umum, Anda dapat turun di depan SMP Negeri 1 Manado.
Museum ini dapat diakses oleh transportasi kota seperti mikrolet (minibus) dan taksi. Akan dikenakan biaya hanya Rp. 2.000 (sekitar 20 sen Amerika) untuk setiap perjalanan oleh transportasi umum. Museum ini buka dari Senin sampai Kamis pukul 08.30-09.00 waktu setempat, Jumat pukul 08.30-11.30, dan Sabtu pukul 09.00-14.00 WIB. Hal ini ditutup selama hari Minggu dan hari libur nasional.

Jika Anda memiliki keterbatasan untuk menghabiskan di Sulawesi Utara, museum ini adalah tempat yang harus Anda kunjungi. Bangunan tiga lantai memiliki ruang pameran menampilkan koleksi lengkap item sejarah dan budaya lokal.

Memiliki halaman yang luas dengan pintu masuk yang terbuat dari tangga ke Exhibition Hall. Ia juga memiliki papan merek untuk menunjukkan arah ke koleksi dengan lantai.Pengunjung dapat melihat replika dan barang asli seperti replika waruga atau peti mati Minahasa, replika watu Pinawetengan (batu megalitik), dll Museum ini juga memiliki panduan Inggris yang dapat membawa pengunjung lokal dan internasional sekitar.

Saran:

Bagi pengunjung yang datang dengan anak-anak mereka, disarankan bahwa mereka membawa makanan dan minuman sendiri. Anda dapat beristirahat di bawah pohon rindang di halaman museum sambil menikmati makanan Anda.

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia