Ngarai Sianok

Ngarai Sianok: ngarai di jantung Sumatera Barat

Hanya di pinggiran kota bukit Bukittinggi di dataran tinggi Minangkabau, terletak ini ngarai hati yang penduduk setempat menyebutnya Ngarai Sianok, atau Sianok Canyon. Panorama sangat indah dalam cahaya pagi hari ketika sinar pertama matahari menembus melalui kabut ini meliputi lembah yang memiliki panorama Gunung Singgalang menjulang di latar belakangnya.

Keindahannya telah dilukis oleh banyak seniman, yang paling terkenal di antaranya adalah Ernest Dezentje, pelukis terkenal di “Mooi Indonesie” atau gaya Indah Indonesia, disukai oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Ngarai Sianok memiliki dua dinding curam saling berhadapan hampir vertikal, jatuh ke bawah datar di mana sungai meander di antara sawah hijau. Ketinggiannya sekitar 100 sampai 120 meter dan ngarai adalah 15 km panjang. Ngarai ini memisahkan kota Bukittinggi dan Kota Gadang di sisi kebalikannya.

Keindahan Sianok dapat dilihat dari Taman Panorama di Bukittinggi  atau Anda juga bisa berjalan ke dalam jurang, di mana adalah pemukiman dan sawah. Kemudian menyeberang jembatan di atas sungai, memanjat ke Kota Gadang, rumah dari perak yang menghasilkan ornamen kerawang terbaik.

Untuk menikmati pemandangan dari Park, pengunjung membayar tiket masuk sebesar Rp 3.000 per orang. Seiring dengan mengagumi keindahan Sianok, pengunjung juga dapat mengunjungi sebuah bunker Jepang, dibuat saat perang dunia II, yang terletak di dasar Sianok canyon.Ngarai ini bisa dibilang pemandangan paling indah di antara banyak situs Sumatera Barat yang indah, untuk dinikmati terutama pada matahari terbit atau sunset.Bukittinggi dan Ngarai Sianok Canyon adalah beberapa highlights dari ras Tour de Singkarak tahunan, yang mengambil beberapa situs paling spektakuler Sumatera Barat indah.

Di Taman Panorama, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah sambil makan di gazebo. Anda dapat mengambil gambar pemandangan ini dari pemandangan ngarai yang indah yang menarik banyak fotografer dan pelukis untuk mengunjungi Ngarai Sianok.Taman ini juga memiliki sebuah teater mini untuk seni pertunjukan lokal.

Akses ke Ngarai Sianok:

Ngarai Sianok memiliki sumber alam yang melimpah dan budaya. Terletak sekitar 1 km sebelah barat daya dari Bukit Tinggi. Pengunjung bisa naik mobil pribadi atau sado / andong (kereta tradisional) dari pusat kota ke Taman Panorama yang terletak di Panorama Jalan sambil menikmati cuaca dingin di Bukit Tinggi.

Ada penerbangan langsung ke Padang  dari Jakarta,  Medan, atau Batam.

Dari Padang, Anda dapat mengambil mobil sewaan atau minibus plying rute Padang-Bukit Tinggi ke Bukittinggi. Jarak antara Padang dan Bukit Tinggi adalah 90 km.

Sumber:  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia