Tari Saman

Lokasi:

Dapat ditemukan di seluruh Provinsi Aceh, berasal dari Kabupaten Gayo Lues.

Tari Saman diakui UNESCO sebagai objek warisan budaya dunia.

Tari Saman ini dikembangkan oleh Syekh Saman. Ia mengembangkan tarian ini, setelah melihat beberapa kebiasaan lama Gayo orang. Tarian ini dijadikan sebagai media pembawa pesan (dakwah), sehingga dalam beberapa gerakan dari ayat dan ada simbol-simbol Islam. Tari Saman juga diartikan sebagai simbol perjuangan dan kepahlawanan.Pada umumnya, tarian ini dimainkan oleh selusin orang, dan biasanya dalam jumlah ganjil.

Sumber: Pemerintah Daerah Gayo Lues, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Aceh