Raja Ampat: Ekspedisi Optimal Bawah Laut

Mesin menderu tetap ke perahu kayu besar yang akhirnya tenang. Tidak ada yang dapat didengar namun ombak sedikit fase rifting, lapping terhadap cat cerah di sisi kapal yang anggun melambat. Burung asli hop di ujung pohon kecil di salah satu pulau sepi di kejauhan. Raja Ampat atau ’empat raja’, adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau ini dan […]
Continue reading…

 

Pulau Um, Raja Ampat

Pulau Um berada tepat di seberang desa Malaumkarta di Makbon, jarak yang cukup dekat dari Sorong di Papua Barat. Makbon adalah sebuah laguna pedalaman, terletak di utara Semenanjung Kepala Burung. Um Pulau ini dikenal sebagai habitat kelelawar dan burung camar. Kelelawar ini melihat pulau untuk makanan siang hari, sedangkan camar terbang di malam hari. Cukup kebalikan dari apa yang kita kenal. […]
Continue reading…

 

Festival Lembah Baliem

Suku-suku utama yang mendiami Lembah Baliem yang indah di dataran tinggi tengah Papua adalah: Dani, Yali dan Lani. Meskipun sekarang dimodernisasi, Dani masih sangat mematuhi tradisi dan adat mereka, terutama pakaian laki-laki. Bahkan dalam iklim pegunungan yang sejuk, pria memakai hanya labu penis, yang dikenal sebagai  koteka , meskipun dilengkapi dengan hiasan kepala yang rumit burung surga atau […]
Continue reading…

 

Jayapura

Jayapura: Gerbang ke Negeri Papua dan Danau Sentani Festival Jayapura saat ini ibu kota Papua dan rumah bagi lebih dari 100.000 orang. Para penduduk kota ini datang dari berbagai daerah di Indonesia. Jayapura terletak di Timur Papua dan titik awal untuk banyak wisatawan yang ingin melakukan perjalanan petualangan ke pedalaman Papua. Wisatawan datang ke sini untuk semua jenis petualangan. Di […]
Continue reading…

 

Lembah Baliem

Lembah Baliem: rumah Dani suku Lokasi lembah Baliem yang indah di pegunungan tengah Papua pada ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Dengan dinding gunung hijau, ada rumah dari suku Dani. Lembah Baliem adalah 72 km panjang dan 15 km sampai 31 km lebar di beberapa tempat.Hal ini dipotong oleh sungai Baliem, yang bersumber di gunung Trikora […]
Continue reading…

 

Situs Kuno di Kokas

Situs kuno Kokas adalah sisa-sisa pra-sejarah situs mana kita dapat menemukan gambar di ngarai. Gambar-gambar ini menunjukkan telapak tangan dan binatang yang masih jelas sampai sekarang. Gambar-gambar ini di ngarai lokal dikenal sebagai Tapuraran, dibuat menggunakan bahan alami dalam warna merah, mirip dengan darah manusia. Oleh karena itu, masyarakat setempat sering menyebutnya lukisan darah. Dalam beberapa bagian, […]
Continue reading…

 

Orang Asmat: Pengukir Kayu Kreatif di Papua

Petak tenggara luas tanah bagian bahasa Indonesia dari pulau Papua terdiri dataran datar ditumbuhi hutan mangrove bergerigi oleh banyak sungai. Ini dataran berbohong sangat rendah sehingga saat air pasang pada musim hujan, air laut menembus sekitar dua kilometer ke daratan dan mengalir kembali ke dua km ke laut pada saat air surut. Selama surut dataran yang berlumpur […]
Continue reading…

 

Danau Sentani

Danau Sentani: pengantar papua spektakuler Perjalanan ke Papua bagian dalam dapat bersantai ketika dimulai dengan kunjungan ke Danau Sentani, sebuah keindahan pemandangan di atas air berkilauan terletak dekat Jayapura, ibukota Papua. Keheningan airnya paling damai, membangkitkan keajaiban aneh apakah seperti danau memang harus ada di surga. Cyclops merangkul Pegunungan di utara dan kaya vegetasi sebagai latar belakang, aman […]
Continue reading…

 

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih: taman bermain dari whaleshark tutul Para Cendrawasih besar Taman Nasional Teluk di bagian utara pulau Papua, atau dikenal sebagai  Teluk Cenderawasih , termasuk laut terbesar di Indonesia taman nasional, dan merupakan salah satu lokasi penyelaman terbaik di nusantara. Berikut adalah tetes vertikal megah, indah taman karang keras, hidup spons dan berjuta ikan Ini […]
Continue reading…

 

Piramid Carstensz Pyramid: Salju Abadi Menutupi Gunung di Daerah Tropis

Heinrich Harrer (seorang penulis terkenal dari buku Seven Years in Tibet). Dia selalu terpesona oleh Puncak Jayawijaya di Papua. Dan begitu, beberapa 12 tahun setelah kembali dari Tibet pada tahun 1950, Heinrich Harrer bersama dengan tiga teman, Candi, Kippax dan Huizinga, memutuskan untuk menaklukkan Puncak. Pada tahun 1962 mereka menjadi pendaki pertama yang pernah mencapai puncak Carstensz […]
Continue reading…